Untuk sebagian orang,memang mempelajari sistem bilangan maupun konversi bilangan itu susah,termasuk juga saya.Tapi lama kelamaan setelah saya pahami ternyata itu sangat mudah,maka dari itu saya disini ingin membagikan sedikit ilmu tentang materi sistem maupun konversi bilangan.Silahkan membaca :)
SISTEM BILANGAN
Beberapa sistem bilangan yang ada dalam bidang elektronika dan instrumentasi antara lain :
·
Bilangan desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki basis 10.
Anggota bilangan desimal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. ( r = 10)
Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki basis 10.
Anggota bilangan desimal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. ( r = 10)
·
Bilangan Biner
Bilangan biner adalah bilangan yang
memiliki basis 2.
Anggota bilangan biner antara lain 0 dan 1. ( r = 2 )
Anggota bilangan biner antara lain 0 dan 1. ( r = 2 )
Dalam
penulisan biasanya ditulis seperti berikut 1010012,10012,
10102, dll.
·
Bilangan oktal
Bilangan oktal adalah bilangan yang
memiliki basis 8.
Anggota bilangan oktal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. ( r = 8 )
Anggota bilangan oktal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. ( r = 8 )
Dalam penulisan biasanya ditulis seperti
berikut 23078, 23558, 1028, dll.
·
Bilangan
heksadesimal
Bilangan heksadesimal adalah bilangan
yang memiliki basis 16.
Anggota bilangan heksadesimal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F. ( r = 16 )
Anggota bilangan heksadesimal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F. ( r = 16 )
Dalam penulisan biasanya ditulis seperti
berikut 2D8616, 12DA16, FA16, dll.
KONVERSI BILANGAN
Dalam
sistem bilangan dalam bidang elektronika juga diperkenalkan konversi bilangan.
Konversi
bilangan yang ada antara lain :
·
Konversi bilangan desimal ke biner
Nilai
bilangan desimal dibagi dengan 2, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan
urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan biner dari nilai desimal.
·
Konversi bilangan biner ke bilangan desimal
Setiap
urutan nilai bilangan biner dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai biner
tersebut dikalikan dengan bobot masing – masing bilangan biner.
·
Konversi bilangan desimal ke bilangan oktal
Nilai bilangan desimal dibagi dengan 8, pembacaan
nilai akhir hasil pembagian dan urutan sisa hasil pembagian adalah hasil
bilangan oktal dari bilangan desimal.
·
Konversi bilangan oktal ke bilangan desimal
Setiap nilai urutan bilangan oktal dijumlahkan, dengan
terlebih dahulu nilai oktal tersebut dikalikan dengan bobot masing –masing
bilangan oktal.
·
Konversi bilangan desimal ke bilangan
heksadesimal
Konversi bilangan desimal ke bilangan heksadesimal
dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti cara sebelumnya dengan melakukan
pembagian bilangan desimal dengan 16 sehingga sisa dan urutan sisanya adalah
hasil bilangan heksadesimal.
Untuk ini akan digunakan cara lain agar dapat menambah referensi dan ilmu pengetahuan.
Untuk ini akan digunakan cara lain agar dapat menambah referensi dan ilmu pengetahuan.
·
Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan
desimal
Dengan melakukan cek kebenaran hasil sebelumnya dapat
diketahui hasil bilangan desimal tersebut. Dapat dilakukan dengan cara yang
sama seperti konversi – konversi sebelumnya untuk mendapatkan bentuk bilangan
desimal.
·
Konversi bilangan oktal ke bilangan biner
Setiap digit bilagan oktal dapat direpresentasikan ke
dalam 3 digit bilangan biner. Setiap digit bilangan oktal diubah secara
terpisah.
·
Konversi bilangan biner ke bilangan oktal
Pengelompokan setiap tiga digit bilangan biner mulai
dari LSB hingga MSB. Setiap kelompok akan menandakan nilai oktal dari bilangan
tersebut.
·
Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan
biner
Setiap digit bilangan heksadesimal dapat
direpresentasikan ke dalam 4 digit bilangan biner. Setiap digit bilangan
heksadesimal diubah secara terpisah.
·
Konversi bilangan biner ke bilangan
heksadesimal
Pengelompokan setiap empat digit bilangan biner mulai
dari LSB hingga MSB . setiap kelompok akan menandakan nilai heksa dari bilangan
tersebut.
Selain itu,
mengkonverikan bilangan bisa dilakukan dengan mencocokan angka yang dicari
melalui tabel dibawah ini.
Berikut
adalah tabel yang menampilkan sistem angka desimal (basis 10),sistem bilangan biner (basis 2), sistem
bilangan/ angka oktal (basis
8), dan sistem angka heksadesimal (basis 16) yang merupakan dasar pengetahuan
untuk mempelajari komputer digital. Bilangan oktal dibentuk dari bilangan
biner-nya dengan mengelompokkan tiap 3 bit dari ujung kanan (LSB). Sementara
bilangan heksadesimal juga dapat dibentuk dengan mudah dari angka biner-nya
dengan mengelompokkan tiap 4 bit dari ujung kanan.
Gimana ? gampang kan...,Hehehehehe......







0 Responses so far.
Posting Komentar